Tampilkan postingan dengan label Novel Metropop. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Novel Metropop. Tampilkan semua postingan

Rabu, 02 November 2011

I Ordered My Wife From The Universe

SINOPSIS

Teguh Pradana Wirawan adalah seorang eksekutif muda, mapan, siap menikah, stylish, up to date, mewah, dan memiliki pekerjaan idaman, serta seorang perempuan super cantik yang membuat pria lain senantiasa iri kepadanya. Namun, timbangan berat badannya yang melebihi batas ideal selalu menerbitkan rasa minder yang terkadang berlebihan, bahkan menenggelamkannya dalam kenaifan. Karena itulah, peringatan sahabat-sahabatnya soal isu negatif kekasihnya sering dianggapnya angin lalu belaka. Dan, ketika segala rahasia kelam perempuan pujaannya tersingkap, leburlah harapannya akan masa depan nan indah bersama perempuan yang disayanginya itu.


Teguh jatuh dalam keterpurukannya. Tubuhnya yang gemuk masih selalu menjadi alasan untuk menyalahkan dirinya sendiri. Dia pikir, gadisnya berpaling ke laki-laki lain karena berat badannya yang berlebih. Pada jurang terdasar kejatuhannya, seorang perempuan lain hadir memberikan secercah cahaya yang memandunya mendaki puncak terang kebahagiaan di atas sana. Dan ia percaya, Tuhan lah yang secara khusus mengirimkan perempuan itu kepadanya. Meskipun, pada kenyataannya perempuan itu tak sesempurna seperti yang disangkanya. Apakah perih yang dirasainya mampu tersembuhkan oleh kehadiran perempuan tersebut? Apakah akhirnya Teguh mampu menerima dirinya apa adanya dan mulai berdamai dengan kondisi tubuh gemuknya? Lalu, apa yang musti ia lakukan ketika dari perempuan masa lalu yang telah mengkhianatinya kembali hadir dalam hidupnya kini? Simak liku-liku kehidupan Teguh yang penuh dengan percikan air mata dan luka namun terkadang juga terselip tawa dan bahagia dalam novel metropop terbaru karya Stanley Dirgapradja ini.

Antologi Rasa

 
Sinopsis

K e a r a
We’re both just people who worry about the breaths we take, not how we breathe.
How can we be so different and feel so much alike, Rul?
Dan malam ini, tiga tahun setelah malam yang membuatku jatuh cinta, my dear, dan aku di sini terbaring menatap bintang-bintang di langit pekat Singapura ini, aku masih cinta, Rul.  Dan kamu mungkin tidak akan pernah tahu.
Three years of my wasted life loving you.

R u l y
Yang tidak gue ceritakan ke Keara adalah bahwa sampai sekarang gue merasa mungkin satu-satunya momen yang bisa mengalahkan senangnya dan leganya gue subuh itu adalah kalau suatu hari nanti gue masuk ke ruangan rumah sakit seperti ini dan Denise sedang menggendong bayi kami yang baru dia lahirkan. Yang tidak gue ceritakan ke Keara adalah rasa hangat yang terasa di dada gue waktu suster membangunkan gue subuh itu dan berkata, “Pak, istrinya sudah sadar,” dan bahwa gue bahkan tidak sedikit pun berniat mengoreksi pernyataan itu.  Mimpi aja terus, Rul.

H a r r i s
Senang definisi gue: elo tertawa lepas. Senang definisi elo?  Mungkin gue nggak akan pernah tahu. Karena setiap gue mencoba melakukan hal-hal manis yang gue lakukan dengan perempuan-perempuan lain yang sepanjang sejarah tidak pernah gagal membuat mereka klepek-klepek, ucapan yang harus gue dengar hanya, “Harris darling, udah deh, nggak usah sok manis. Go back being the chauvinistic jerk that I love.”
That’s probably as close as I can get to hearing that she loves me.

Tiga sahabat. Satu pertanyaan.  What if in the person that you love, you find a best friend instead of a lover?